Jumat, 02 Desember 2016

Sejarah pis bolong dan agama hindu di bali




   pada era kejayaan raja sri udayana, datanglah sebuah perahu besar dari china berlabuh di teluk terima buleleng. kedatangan mereka di sambut baik oleh masyarakat di bali.
  sampai suatu hari. masyarakat bali di kejutkan oleh datang nya gadis cantik yg berasal dari china yang bernama cang cing hue.... beliau adalah putri dari raja mongol yang saat itu melakukan perdagangan ke bali. sampai" raja jatuh cinta ke pada cang cing hue, seiring waktu berjalan sang raja mengutarakan cintanya ke pada putri tersebut. dan berita di sampaikan ke ayah nya dan di terima baik oleh raja mongol.
    akhirnya beliau menikah dan cang cing hue pun tinggal sebagai ratu di bali. dan sebagai penyambung antara bali dan china.
Entah knapa setelah bertahun" menikah, belum juga di karunia keturunan, sang rajapun berpaling ke putri raja klungkung.
Berita itu di dengar sang putri,merasa di hianati sang putri bunuh diri dan berpesan kepada raja tolong jaga hubungan bali dan china karena kebudayaan dan agama kita sudah menyatu sambil memberikan seikat uang kepeng (pis bolong) sejak saat itu raja memutuskan untuk menggunakan pis bolong sbagai sarana upacara di bali dan di banyak sedikit pis bolong yg di gunakan di sesuaikan dengan tingkat besar kecilnya sebuah upacara